Bocah Yatim Piatu Asal Aceh Utara, dari keluarga tidak mampu membutuhkan Uluran Tangan Dermawan

Keadaan Nurul Nisa (14) saat ini,29/01/2020
LPD Indonesia || Aceh Utara - Sungguh malang nasib Nurul Nisa (14 tahun) gadis belia anak yatim piatu asal Dusun Darul Falah Desa Paloh Igeuh Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara ia menderita penyakit aneh, terlihat disekujur tubuh kulitnya melepuh hingga kebagian kaki dan tangannya. Hal tersebut dikatakan Tihabsah (54 Tahun) yang merupakan ibu tiri dari Nurul Nisa yang sekarang Senin 29/1/2020 berada di RSZA Umum Banda Aceh.

Penyakit itu sudah mendera Nurul Nisa sejak lahir. Kabarnya ia lahir prematur, sejak lahir kulit ari Nurul bisa dikatakan tidak normal seperti kulit bayi biasanya. Dibagian kulitnya ditumbuhi bintik-bintik merah, lambat laun penyakitnya semakin parah, menurut diagnosa  dokter spesialis kulit RSUZA Banda Aceh, katanya epidemolisis bulosa. Ucap Tihabsah

Kami telah berusaha mengobatinya ke rumah sakit dan juga pengobatan tradisional tapi tidak kunjung sembuh. Terakhir kami bawa pulang dari RSU Zainal Abidin Banda Aceh, minggu lalu, namun hanya satu hari ia berada di rumah dan terpaksa kami bawa lagi ke RS Cut Meutia Lhokseumawe, tambahnya.

Melihat kondisi Nurul yang semakin parah, Tihabsah mengaku kebingungan dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan.

"Saya sangat kebingungan dan sedih melihat kondisi Nurul yang semakin parah, untuk  membawa berobat jauh ke rumah sakit tidak punya biaya, meskipun ada BPJS tapi untuk biaya pendampingan dan buat makan sehari - hari kami sudah tidak punya." ucap ibu tiri tersebut.

Ditambahkan, apalagi sekarang ini ayahnya telah tiada. Sebelum Ayah dek Nurul meninggal dunia, keluarga ini hidup serba kekurangan, almarhum ayah Nurul hanya bekerja sebagai tukang jahit sepatu/sandal.


Tihabsah sangat mengharapkan bantuan instansi terkait atau para dermawan guna untuk meringankan beban hidupnya demi kesembuhan sibuah hati walau bukan anak yang dilahir olehnya.

"Saya sangat mengharapkan doa dan bantuan untuk kesembuhan Nurul, jujur saya katakan saya mengharapkan adanya rasa kepedulian dari hamba Allah atau para dermawan untuk biaya dalam masa pengobatan Nurul," pinta Tihabsah sambil sedih.

Dikatakan, ketika Nurul Nisa masih berusia 2 tahun ibu nya meninggal dunia. "Sejak ibunya meninggal, dek Nurul saya rawat bersama suami. Nurul itu anak tiri saya, Ibunya istri kedua dari suami saya, tuturnya. Namun sejak suami saya meninggal dunia satu tahun lalu. Terpaksa saya yang mengurus dan merawat Nurul. Kondisi Nurul saat ini terkulai lemas dan tidak bisa berbuat apa- apa. ucapnya
==================================================================================
Kami terus mengajak dermawan/Muzakki untuk meringankan beban saudara kita kerana diluar sana masih banyak saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita bersama

* Bagi yang ingin ber Donasi bersama LPD dapat mengirimkan Donasi

   - Bank BNI Syariah 04533 1519 7 an. Lembaga Peduli Dhuafa ( Infak/sadakah )
   - Bank BNI Syariah 2404420172 an. Lembaga Peduli Dhuafa ( Zakat )
   - Bank BRI Syariah 1044922548  an. Lembaga Peduli Dhuafa (Umum)
   
Konfirmasi Pengiriman 0853 7126 6650

Program LPD INDONESIA #Dhuafasehat #Dhuafapintar #Dhuafasejehtera #Dhuafasyar’i #Rumahsehat #Beasiswasyafaat #Rumahsinggah

Instagram @lembagapedulidhuafa YouTube @Lembaga Peduli Dhuafa Twiter @lpd_indonesia

Kantor Sekretariat Lembaga Peduli Dhuafa
Jl. Samudera No.57 Gp. Jawa Lama, Banda Sakti Kota Lhokseumawe ( Samping RS Kesrem/PMI)
Jl. H.Usman, Lr Rawa Indah Jeulingke, Banda Aceh ( Lorong Samping SPBU Jeulingke)
Post a Comment (0)
Previous Post Next Post